Wisata Gunung Buttu Kabobong (Gunung Nona) Enrekang

Advertisement
Wisata Gunung Buttu Kabobong (Gunung Nona) Enrekang - Gunung Buttu Kabobong merupakan gunung yang menjadi obyek wisata yang terkenal di Kabupaten Enrekang, setelah Gunung Latimojong. Yang membuat gunung buttu kabobong terkenal yaitu karena keunikan dari gunung ini, dimana gunung ini jika di pandang seksama akan terlihat seperti jenis kelamin perempuan, maka dari itu gunung ini mempunyai banyak nama ada yang menamakannya kobobong yang artinya erotik, dan banyak juga yang memanggil gunung ini dengan sebutan Gunung Nona.Tempat ini sangat diminati banyak wisatawan yang bepergian jauh dan ketika berapa di enrekang mereka akan singgah untuk berfoto di gunung ini. Gunung Buttu Kabobong atau Gunung Nona ini terletak di Desa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.
Wisata Gunung Buttu Kabobong (Gunung Nona) Enrekang
Jika anda pergi ke Gunung Buttu Kabobong anda akan melihat pemandangan alam yang mengesankan anda karena di daerah gunung buttu kabobong anda bisa melihat indahnya pengunungan berbaris, indahnya bukit-bukit dan juga kesejukan dan kesegaran sungai bisa dilihat disini. Selain itu pada sisi yang lain dari gunung ini anda bisa melihat kemiringan bambapuang yaitu 1157 meter untuk melihat matahari terbenam. dan Keindahan lain yang ada di gunung ini yaitu flora dan fauna nya seperti monyet, kerbau kerdilm rusa dan juga bunga anggrek.

Wisata Gunung Buttu Kabobong (Gunung Nona) Enrekang
selain itu ada mitos atau legenda yang menyertai gunung itu yaitu dimulai dari kisah kerajaan di soppeng yang makmur karena dipimpin raja yang bijak dan arif. Dimana rasa ini memiliki seorang putri yang merupakan anak tunggal.

Putri ini pun tumbuh dewasa dan di nikahkan secara adat oleh seorang pangeran yang berasal dari tanah suppa (Kerajaan Suppa), dimana pangeran ini merupakan sahabat baik raja soppeng yang memiliki anak tersebut.

Berita mengenai pernikahan putri kerajaan soppeng dan pangeran kerajaan suppa ini sudah terdengar ke seluruh penjuru, dan akhirnya persiapan pernikahan secara adatpun sudah disiapkan. Putri pun tidak setuju dengan pernikahan ini karena merasa belum mengenal calon suaminya. Maka dari itu putri memutuskan untuk kabur dari kerajaan.

Sang Raja Soppeng yang malu karena kelakuan putrinya memerintahkan seluruh aparat kerjaan untuk mencari putrinya ke seluruh penjuru, dan akhirnya ada pasukan kerjaan yang menemukan putri tersebut, namun sang putri ternyata tidak sendirian, dia bersama seorang lelaki yang bernama Tandu Mataranna Enrekang Laki Barakkanna Puang.

Prajurit pun takut untuk menangkap puteri tersebut karena putri itu dilindungi oleh pria dengan badan besar itu, maka dari itu seluruh prajurit pulang kembali ke kerjaan dan melapor kepada raja mereka. Akhirnya sang raja memerintahkan penghulu untuk menengahi prajurit kerajaan dan lelaki tersebut.

Perundingan penghulu dan Tandu Mataranna Enrekang Laki Barakkanna Puang di lanjutkan dengan keputusan prajurit boleh membawa putri tersebut dengan catatan harus mengembalikannya dalam keadaan bernyawa, dan sang penghulu pun menyetujui syarat itu. Akan tetapi pada saat keduanya sedang berunding ada prajurit yang menyimpan, diapun menebas tubuh sang putri dari belakang hingga menjadi dua bagian

Dimana Bagian perut hingga kepala hilang hanyut kesungai, dan konon katanya air sungai itu sekarang tidak melewati kabupaten soppeng, dan dari perut hingga kaki putri tersebut tetap berada di daerah anggeraja, yang konon katanya tubuh itulah yang menjadi Gunung Buttu Kabobong (Gunung Nona) di saat sekarang ini.
Wisata Gunung Buttu Kabobong (Gunung Nona) Enrekang

Itulah sepenggal sejarah ataupun legenda yang mengikuti kehadiran gunung buttu kabobong enrekang ini. Jika anda ingin pergi berwisata kegunung ini anda harus melakukan perjalanan ke kabupaten enrekang dimana kabupaten ini berjarak kurang lebih 253 dari Kota Makassar, anda bisa menempuhnya dengan menggunakan bus antar kota yang menghabiskan waktu kurang lebih 5 jam, setelah itu dari kota enrekang anda harus melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit untuk sampai ke tempat view gunung ini, dimana ada tempat khusus yang disediakn untuk berfoto berlatar belakang gunung ini. Namun saran dari saya akan sangat baik jika anda melihat gunung ini dari dekat.

Demikian Ulasan Aneka Wisata Nusantara mengenai Wisata Gunung Buttu Kabobong (Gunung Nona) Enrekang , semoga memberikan informasi berguna untuk anda para wisatawan yang ingin berwisata ke gunung tanpa harus mendakinya, apalagi gunung ini meruapakan gunung yang memiliki keunikan tersendiri. Jangan lupa berikan komentar anda mengenai tempat wisata ini di kolom komentar yang ada dibawah ini.

0 Response to "Wisata Gunung Buttu Kabobong (Gunung Nona) Enrekang"

Posting Komentar